HADITS 30

 

📖 Hadits ke-30 – Jangan Menyia-nyiakan, Jangan Melampaui, dan Jangan Mencari-Cari

Al-Arba'in An-Nawawiyyah
Abu Tsa'labah Al-Khusyani

Hadits ke-30 dalam Al-Arba’in An-Nawawiyyah diriwayatkan dari Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiyallahu ‘anhu.

Beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian menyia-nyiakannya.
Allah telah menetapkan batasan-batasan, maka janganlah kalian melampauinya.
Allah telah mengharamkan beberapa perkara, maka janganlah kalian melanggarnya.
Dan Allah mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat bagi kalian, bukan karena lupa, maka janganlah kalian mencari-carinya.”

(HR. Ad-Daraquthni dan lainnya)

Hadits ini adalah kaidah besar dalam agama. Di dalamnya terdapat empat prinsip utama kehidupan seorang muslim.


1️⃣ Allah Mewajibkan Kewajiban – Jangan Disia-siakan

Allah telah mewajibkan berbagai kewajiban kepada kita. Kewajiban itu ada dua macam:

✅ Fardhu ‘Ain

Wajib bagi setiap individu muslim, seperti:

  • Shalat lima waktu

  • Puasa Ramadhan

  • Zakat (bagi yang mampu)

✅ Fardhu Kifayah

Kewajiban kolektif. Jika sudah ada yang melaksanakan, gugurlah dari yang lain. Contohnya:

  • Mengurus jenazah

  • Menuntut ilmu tertentu yang dibutuhkan umat


❗ Apa Artinya Menyia-nyiakan?

Menyia-nyiakan kewajiban bisa dalam dua bentuk:

  1. Tidak melaksanakan sama sekali

  2. Melaksanakan tetapi keluar dari waktunya tanpa uzur

Contoh paling jelas adalah shalat lima waktu.

Orang yang tidak shalat jelas menyia-nyiakan kewajiban.
Orang yang sengaja menunda shalat hingga keluar waktu tanpa alasan syar’i juga termasuk menyia-nyiakan.


⚠️ Ancaman Bagi yang Melalaikan Shalat

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, Rasulullah ﷺ diperlihatkan suatu kaum yang kepalanya dihancurkan dengan batu. Ketika hancur, kembali utuh, lalu dihancurkan lagi, terus berulang.

Rasulullah ﷺ bertanya kepada Malaikat Jibril:

“Siapakah mereka?”

Jibril menjawab:

“Mereka adalah orang-orang yang berat kepalanya untuk melaksanakan shalat fardhu.”

Artinya:

  • Malas shalat

  • Sengaja menunda

  • Menganggap ringan


⚖️ Hadits Tentang Orang yang Dikumpulkan di Akhirat

Dalam riwayat lain disebutkan, orang yang meninggalkan shalat akan dikumpulkan bersama tokoh-tokoh kekufuran seperti:

  • Firaun

  • Qarun

  • Haman

  • Ubay bin Khalaf

Mengapa?

  • Jika lalai karena kekuasaan → bersama Firaun

  • Lalai karena harta → bersama Qarun

  • Lalai karena jabatan → bersama Haman

  • Lalai karena perdagangan → bersama Ubay bin Khalaf

Padahal doa kita setiap hari adalah agar dikumpulkan bersama Nabi Muhammad ﷺ. Maka jangan sampai kita lebih dekat kepada ahli neraka daripada kepada Rasulullah ﷺ.


2️⃣ Allah Menetapkan Batasan – Jangan Melampaui

Allah menetapkan hudud (batasan hukum). Jika seseorang melanggar, ada sanksi.

Contohnya:

  • Zina

  • Pencurian

  • Tuduhan zina tanpa bukti

  • Minum khamr

Hukum-hukum ini bukan untuk menyiksa manusia, tetapi untuk:

  • Menjaga kehormatan

  • Menjaga harta

  • Menjaga keturunan

  • Menjaga keamanan masyarakat

Allah tidak pernah menetapkan hukum untuk menzalimi hamba-Nya. Semua hukum-Nya pasti mengandung maslahat.


3️⃣ Allah Mengharamkan Perkara – Jangan Dilanggar

Setiap yang diharamkan Allah pasti mengandung bahaya, walaupun secara lahir terlihat menyenangkan.

Contohnya:

  • Riba

  • Zina

  • Mencuri

  • Ghibah

  • Dusta

  • Sihir

Walaupun tampak menguntungkan, hakikatnya merusak:

  • Jiwa

  • Harta

  • Keluarga

  • Masyarakat

Maksiat itu seperti racun. Kadang manis di awal, tetapi menghancurkan di akhir.


4️⃣ Ada Perkara yang Didiamkan – Jangan Dicari-cari

Ini bagian penting dari hadits.

Ada perkara yang tidak disebutkan secara rinci hukumnya. Itu adalah rahmat dari Allah.

Bukan karena Allah lupa.
Allah Maha Mengetahui.

Jika sesuatu tidak dijelaskan, jangan dipaksakan untuk dicari-cari hingga memberatkan diri sendiri.


📌 Contoh Tafakur yang Diperintahkan

Berpikir (tafakur) adalah ibadah besar jika diarahkan dengan benar.

✔ Tafakur tentang ciptaan Allah

Memandang langit, bumi, gunung, lautan, lalu menyimpulkan kebesaran Allah.

✔ Tafakur tentang kematian

Merenungi:

  • Bagaimana akhir hidup kita?

  • Bagaimana kubur kita?

  • Cukupkah amal kita?

✔ Tafakur tentang keselamatan umat

Memikirkan kemaslahatan orang banyak.


❌ Tafakur yang Dilarang

Ada tafakur yang haram, seperti:

  • Merencanakan kejahatan

  • Mencari celah untuk menipu hukum Allah (hilah)

  • Memikirkan hakikat zat Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Berpikirlah tentang ciptaan Allah, dan jangan berpikir tentang zat Allah.”

Karena akal manusia terbatas.


🌟 Kisah Tentang Tafakur

Diriwayatkan bahwa sebagian sahabat berkata:

  • Tafakur sesaat lebih baik dari ibadah setahun.

  • Tafakur sesaat lebih baik dari tujuh tahun.

  • Tafakur sesaat lebih baik dari tujuh puluh tahun.

Para ulama menjelaskan bahwa perbedaan itu tergantung pada isi tafakur:

  • Tafakur tentang ciptaan Allah → besar pahalanya

  • Tafakur tentang kematian → lebih besar lagi

  • Tafakur tentang keselamatan umat → lebih besar lagi

Semakin luas manfaatnya, semakin besar nilainya.


🎯 Kesimpulan Hadits ke-30

Hadits ini merangkum agama dalam empat kalimat:

  1. Laksanakan kewajiban.

  2. Jangan melampaui batas hukum Allah.

  3. Jauhi yang haram.

  4. Jangan mempersulit diri dengan perkara yang Allah diamkan.

Jika empat prinsip ini dijaga, hidup seorang muslim akan:

  • Tenang

  • Terarah

  • Selamat dunia dan akhirat


✨ Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk menjaga kewajiban, menjauhi larangan, menghormati batasan-Nya, dan bersyukur atas rahmat-Nya.

Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HADITS 5

HADITS 3