HADITS 23

 

📖 Hadits ke-23 dari Al-Arba‘in An-Nawawiyyah

Hadits ini diriwayatkan oleh sahabat yang mulia:

Abu Malik al-Ash'ari radhiyallāhu ‘anhu.

Beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ath-thahūru syathrul īmān, walhamdulillāh tamla’ul mīzān, wa subhānallāh walhamdulillāh tamla’āni (atau tamla’u) mā baynas-samā’i wal-ardh, wash-shalātu nūr, wash-shabru dhiyā’, wash-shadaqatu burhān, wal-Qur’ānu hujjatun laka aw ‘alaik, kullun-nāsi yaghdū fa bā’i‘un nafsahu fa mu‘tiquhā aw mubiquhā.”
(HR. Muslim ibn al-Hajjaj)

Artinya:

“Bersuci adalah setengah dari iman.
Ucapan Alhamdulillah memenuhi timbangan.
Subhanallah walhamdulillah memenuhi antara langit dan bumi.
Shalat adalah cahaya.
Sabar adalah sinar.
Sedekah adalah bukti (iman).
Al-Qur’an adalah hujjah bagimu atau atasmu.
Setiap manusia di pagi hari menjual dirinya; ada yang membebaskannya dan ada yang mencelakakannya.”

Hadits ini sangat agung karena mencakup banyak prinsip besar dalam agama.


1️⃣ Bersuci adalah Setengah Iman

“Ath-thahūru syathrul īmān.”

Bersuci di sini mencakup:

  • Wudhu

  • Mandi wajib

  • Bersih dari najis

  • Juga kebersihan batin dari dosa

✨ Mengapa disebut setengah iman?

Karena shalat — tiang agama — tidak sah tanpa wudhu.

Tanpa wudhu:

  • Tidak sah shalat

  • Tidak sah thawaf

  • Tidak sah sebagian ibadah lainnya

🌿 Keutamaan Menjaga Wudhu

Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada sahabat:

Anas ibn Malik radhiyallāhu ‘anhu:

“Wahai Anas, jika engkau mampu untuk senantiasa dalam keadaan suci, maka lakukanlah. Karena apabila malaikat maut mencabut ruh seorang hamba dalam keadaan suci, maka dituliskan baginya pahala syahid.”

Artinya:

  • Orang yang meninggal dalam keadaan berwudhu mendapatkan kemuliaan besar.

  • Apalagi jika meninggal dalam keadaan shalat atau dzikir.


🌟 Keutamaan Orang yang Selalu Menjaga Wudhu

Sebagian ulama menjelaskan, orang yang menjaga wudhu akan mendapatkan kemuliaan:

  1. Didekati malaikat rahmat.

  2. Dicatat dalam pahala selama ia dalam keadaan suci.

  3. Anggota tubuhnya bertasbih.

  4. Jika tidur dalam keadaan suci, Allah mengutus malaikat menjaganya.

  5. Dimudahkan menghadapi sakaratul maut.

  6. Dijauhkan dari maksiat.

Betapa agungnya wudhu — bukan sekadar membasuh anggota badan, tetapi membersihkan dosa.


2️⃣ Alhamdulillah Memenuhi Timbangan

“Walhamdulillāh tamla’ul mīzān.”

Mengucapkan Alhamdulillah dengan:

  • Hati yang sadar,

  • Mengakui semua nikmat dari Allah,

  • Dengan rasa syukur,

pahalanya memenuhi timbangan amal di akhirat.

Para ulama menjelaskan:
Seandainya pahala itu diwujudkan dalam bentuk fisik, ia akan memenuhi timbangan amal.

Begitu besar rahmat Allah:
Ucapan ringan di lisan, berat di timbangan.


🌌 Subhanallah walhamdulillah Memenuhi Langit dan Bumi

Kalimat:

“Subhanallah walhamdulillah”

Pahalanya memenuhi antara langit dan bumi.

Bayangkan:
Ucapan yang hanya beberapa detik,
namun nilainya memenuhi alam semesta.

Inilah kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.


3️⃣ Shalat adalah Cahaya

“Wash-shalātu nūr.”

Shalat yang:

  • Memenuhi syarat dan rukun,

  • Dilakukan dengan khusyuk,

  • Ikhlas karena Allah,

akan menjadi cahaya.

Cahaya itu:

  • Menerangi wajah

  • Menerangi hati

  • Menerangi kubur

  • Menerangi padang mahsyar

Orang yang banyak shalat, wajahnya bercahaya secara batin. Ini termasuk perkara alam malakut — tidak semua orang mampu melihatnya.


4️⃣ Sabar adalah Sinar

“Wash-shabru dhiyā’.”

Jika shalat adalah cahaya, sabar adalah sinar yang membakar.

Maksudnya:

  • Sabar dalam taat menghapus dosa.

  • Sabar menjauhi maksiat menguatkan iman.

  • Sabar atas musibah menghapus kesalahan.

Orang yang sabar dalam sakit, dalam ujian hidup, dosanya berguguran.


5️⃣ Sedekah adalah Bukti Iman

“Wash-shadaqatu burhān.”

Sedekah adalah bukti bahwa kita benar-benar beriman.

Mengapa?

Karena harta itu dicintai manusia. Jika seseorang rela mengeluarkan hartanya karena Allah, berarti imannya nyata.

🌿 Keutamaan Sedekah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Biasakanlah bersedekah.”

Sedekah:

  • Membuka pintu rezeki

  • Menghilangkan kesedihan

  • Menolak bala

  • Menjadi naungan di padang mahsyar

Orang yang rajin bersedekah dijaga Allah dari musibah.


💡 Jadikan Sedekah sebagai Rutin

Sebagaimana kita punya:

  • Pengeluaran listrik

  • Belanja

  • Pajak

Maka jadikan sedekah sebagai:

Pengeluaran tetap bulanan.

Walau sedikit — yang penting istiqamah.

Karena:

  • Sedikit tapi rutin lebih dicintai Allah.

  • Sedekah menambah rezeki, bukan menguranginya.


6️⃣ Al-Qur’an: Penolong atau Penuntut

“Wal-Qur’ānu hujjatun laka aw ‘alaik.”

Al-Qur’an bisa menjadi:

✅ Penolong kita
Jika kita:

  • Membaca

  • Memahami

  • Mengamalkan

❌ Penuntut atas kita
Jika kita:

  • Mengabaikannya

  • Tidak mengamalkan

  • Melanggar perintahnya

Ada orang membaca Al-Qur’an, tetapi justru ayat-ayatnya melaknat dirinya karena ia zalim dan tidak taat.


7️⃣ Setiap Manusia Menjual Dirinya

“Kullun-nāsi yaghdū fa bā’i‘un nafsahu…”

Setiap pagi kita bangun, kita sedang “menjual” diri.

  • Jika kita gunakan hari itu untuk taat → kita membebaskan diri dari neraka.

  • Jika kita gunakan untuk maksiat → kita mencelakakan diri sendiri.

Setiap hari adalah transaksi.


⚖️ Agar Amal Diterima dan Sampai ke Akhirat

Amal tidak cukup hanya dilakukan.

Agar amal:

  • Diterima Allah

  • Bertahan sampai akhir hayat

  • Tidak bangkrut di akhirat

Maka harus ada tiga hal:

1️⃣ Taqwa sebelum beramal
2️⃣ Ikhlas saat beramal
3️⃣ Istiqamah setelah beramal

Dan jangan:

  • Murtad (yang menggugurkan amal)

  • Riya (menjual amal untuk pujian manusia)

  • Zalim kepada orang lain (karena pahala bisa habis untuk membayar hutang dan kezaliman)


🌺 Penutup

Hadits ke-23 ini mengajarkan bahwa:

  • Bersuci adalah bagian besar dari iman.

  • Dzikir ringan di lisan, berat di timbangan.

  • Shalat menerangi hidup.

  • Sabar menghapus dosa.

  • Sedekah membuktikan iman.

  • Al-Qur’an bisa menyelamatkan atau mencelakakan.

  • Setiap hari adalah pilihan: selamat atau celaka.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang:

  • Menjaga wudhu,

  • Memperbanyak dzikir,

  • Menegakkan shalat,

  • Sabar dalam ujian,

  • Rutin bersedekah,

  • Mengamalkan Al-Qur’an,

  • Dan membebaskan diri dari api neraka.

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HADITS 5

HADITS 3